Mengenal Macam Metode Sterilisasi Dan Contoh Penggunaanya

Metode sterilisasi secara garis besar terdiri dari tiga macam yaitu sterilisasi fisik, kimia dan mekanik. Kemudian, masing – masing dari metode tersebut juga terbagi lagi menjadi metode yang lebih spesifik lagi. Mari cari tahu selengkapnya di tulisan kali ini.

Sebelumnya, kita sering mendengar istilah sterilisasi bukan ? Sudah tahukah apa itu sterilisasi ? Sterilisasi terdiri kata dasar “steril”, kemudian mendapatkan imbuhan “sasi”.

Secara umum, makna sterilisasi adalah satu tindakan atau kegiatan yang bertujuan untuk menghilangkan, kontaminasi mikroba/mikroorganisme yang bersifat patogen pada satu benda / alat dengan menggunakan metode tertentu.

Nah, macam metode sterilisasi inilah yang akan menjadi bahasan kita kali ini. Bukan menyajikan materi pelajaran atau perkuliahan, hanya sekedar berbagi tentang informasi yang saya miliki, barangkali dapat bermanfaat untuk orang lain.

Oke, langsung saja kita bahas satu persatu secara singkat.

Jenis Metode Sterilisasi dan Contohnya

Di bagian awal paragraf sudah sedikit kita singgung mengenai jenis sterilisasi secara garis besar. Yakni terbagi menjadi tiga macam, sterilisasi fisik, kimia dan mekanik.

# Sterilisasi Fisik

Metode sterilisasi fisik juga terkadang disebut dengan sterilisasi fisika. Jujur saya belum mendapakan sumber yang dapat memberikan arahan mengapa metode sterilisasi ini dinamakan sterilisasi fisik. Namun sterilisasi ini identik dengan pemanasan. Dan proses sterilisasi dengan metode ini bisa kita lakukan dengan berbagai cara.

1. Metode Sterilisasi Panas Kering

Cara pertama yaitu metode panas kering. Apa yang disebut dengan panas kering ? Yaitu sebuah proses mensterilkan alat – alat atau benda dengan menggunakan radiasi panas yang bersifat kering.

Untuk melakukan sterilisasi menggunakan metode ini dibutuhkan sebuah alat yang mirip dengan oven. Bahkan sering disebut dengan oven sterilisasi.

Cara kerja oven ini yaitu menggunakan pemancar infra merah dengan suhu tinggi yang mencapai 180 °C. Metode sterilisasi panas kering ini cocok digunakan untuk alat – alat yang terbuat dari material kaca seperti alat laboratorium.

2. Metode Sterilisasi Uap Panas Bertekanan

Kemudian, selanjutnya metode panas uap bertekanan. Metode ini sering disebut dengan sterilisasi basah karena melibatkan air dalam prosesnya. Untuk menggunakan metode ini juga dibutuhkan alat khusus yang disebut dengan Autoclave.

Prinsip kerja alat ini mirip dengan panci presto, hanya saja Autoclave menggunakan tenaga listrik untuk memanaskan air di dalamnya.

Autoklaf / Autoclave terdiri dari elemen pemanas di bagian bawah, sarangan (wadah) untuk meletakkan alat, tutup lengkap dengan pengunci dan juga katup pelepas tekanan, kemudian ada juga manometer sebagai penunjuk tekanan dan juga penunjuk suhu.

3. Pemijaran Langsung (dibakar)

Berikutnya, metode sterilisasi fisik juga bisa dilakukan dengan pemijaran langsung atau dengan cara dibakar. Namun metode ini mungkin sekarang sudah tidak digunakan lagi di era modern seperti sekarang ini.

4. Boil (Direbus)

Cara sterilisasi rebus juga sekarang mungkin sudah tidak digunakan lagi karena sudah ada autoclave atau oven yang dapat kita gunakan secara praktis dan mudah dengan efektifitas yang lebih tinggi.

Contoh Penggunaan Sterilisasi Fisik

Steriliasi dengan menggunakan metode fisik atau fisika banyak digunakan di berbagai tempat. Misalnya di rumah sakit, untuk mensterilkan alat – alat kesehatan.

Di laboratorium mikrobiologi untuk mensterilkan alat lab seperti labu erlemeyer, gelas ukur, beaker glass dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, di bidang industri dan pertanian dan perikanan juga metode sterilsiasi fisik dilakukan seperti pada proses budidaya jamur merang atau juga teknik kultur jaringan.

Sterilisasi Dengan Sinar UV

Ada lagi proses sterilisai yang digunakan secara khusus untuk mensterilkan ruangan yaitu menggunaan sinar UV. Alat ini biasanya digunakan untuk mensterilkan ruang operasi di rumah sakit, ruang produksi dalam industri makanan dan sejenisnya.

# Metode Sterilisasi Kimia

Sterilisasi Kimia atau Kimiawi adalah proses sterilisasi yang dilakukan dengan menggunakan bahan – bahan kimia yang bersifat desinfektan / antiseptic. Biasanya proses steriliasi ini digunakan untuk sterilisasi tahap awal sebelum dilakukan sterilisasi fisik (pemanasan).

Senyawa kimia yang umumnya digunakan dalam proses sterilisasi kimia misalnya alcohol (Isopropil alcohol 70% – 90%). Selain itu ada juga zat – zat kimia lain yang dapat digunakan seperti clorin, iodium, fenol, hydrogen feroksida dan lain sejenisnya.

Cntoh penggunaan sterilisasi kimia kebanyakan juga di bidang kesehatan, biologi, kimia dan juga industri. Dalam bidang kesehatan misalnya digunakan untuk membersihkan alat – alat operasi dari kotoran fisik, sebelum dikemas dan dilakukan sterilisasi akhir (pemanasan).

# Metode Sterilisasi Mekanik

Mengapa dinamakan sterilisasi mekanik juga saya sendiri belum mendapatkan sumber yang pasti. Namun sterilisai mekanik identik dengan filtrasi. Namnya filtrasi pasti menggunakan alat yang disebut filter.

Ada filter atau saringan khusus yang digunakan dalam proses sterilsiasi ini yaitu menggunakan saringan dengan pori – pori sangat kecil yaitu berkisar antara 0,22 mikron hingga 0,45 mikron.

Penggunaan metode sterilsiasi mekanik (filtrasi) ini tentu saja secara khusus untuk bahan – bahan yang berbentuk cair lebih spesifiknya lagi yang tidak tahan terhadap panas.

Cara kerja filter tersebut adalah dengan menahan mikroba yang terdapat dalam larutan sehingga tetap tinggal pada saringan. Contoh penggunaanya seperti digunakan untuk mensterilisasi larutan enzim atau antibiotic.

Leave a Reply