Pengalaman Terjun Di Dunia Digital Recording

Pernahkah terpikir dalam benak anda ketika mendengarkan musik, bagaimana sebuah alat – alat musik dan suara sang vocalis dipadukan menjadi satu file yang hanya kita klik saya untuk memainkannya ?
Dibalik itu, ternyata ada banyak sekali proses yang harus dilalui.

Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman dan informasi bagaimana semua ini bisa terjadi.
Proses ini terbangun dalam sebuah siklus yang besar yang saya beri nama digital recording.

Yaitu sebuah teknologi dimana suara sebagai gelombang mekanik, diubah menjadi data digital yang berupa satu file berekstensi mp3.

Untuk mempermudah memahaminya, kita akan sederhanakan menjadi menjadi beberapa hal yang dibutuhkan dan diperlukan dalam dunia digital recording.

Walaupun, saya pribadi sudah pensiun dari dunia musik, namun pengalaman ini tetap membekas dan bisa dimanfaatkan tidak hanya di dunia musik.

Apa saja hal – hal yang dibutuhkan dalam digital recording ini ?

√ Komputer

komputer recording

Perangkat pertama yang harus ada jika anda ingin mulai digital recording yaitu satu unit komputer.

Komputer di sini memiliki peranan lebih dari 50% total keseluruhan proses yang kita jalani dalam digital recording ini.

Sebelum kita bicara jauh tentang fungsi komputer di sini, ada yang perlu diperhatikan dalam memilih spek komputer untuk recording.

Apa saja ? ada beberapa diantaranya :

1. Processor

Untuk skala kecil, anda tidak membutuhkan proccesor yang terlalu tinggi. Anda cukup menggunakan processor yang sedang – sedang saja tidak masalah.

Namun apabila anda ingin lebih cepat,

Maka gunakan spek yang cukup tinggi, sekarang anda bisa pakai cor i3 atau cor i5 itu sudah lebihh dari cukup

2. Kapasitas Hardisk

Hal ke dua komputer anda hendaknya memiliki kapasitas hardisk yang cukup besar. Karena file – file digital hasil recording nanti biasanya berekstensi .WAV yang itu bisa dua hingga tiga kali lipat lebih besar dari file mp3.

Jadi, agar bisa anda bisa menyimpan semua file tersebut, dibutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar.

3. Sound Card

Ini menurut saya hal yang paling vital yang harus anda penuhi.

Kalau opsi nomor sebelumnya, kalaupun belum bisa kita penuhi, masih ada beberapa aternatif solusinya.

Tapi kalau urusan Sound Card, dampaknya pada kualitas file yang dihasilkan.

Lalu bagaimana ?

Ketika anda membeli satu unit komputer PC, biasanya di dalamnya sudah terdapat sound card standar.

Nah, jangan gunakan itu, meskipun beberapa ada juga yang sudah cukup baik.

Saran saya, gunakan sound card tersendiri dan itu bisa anda beli di toko komputer dimana saja.

Pilih sound card dengan noise yang rendah, biasanya sudah bagus ketika kita gunakan untuk rekaman.

Baca : Review beberapa Merk Sound Card PC terbaik 

√ Recording Software

software recording

Setelah komputer, tentu saja yang kita butuhkan adalah software.

Karena di sini kita sedang berbicara tentang digital recording. Perangkat utamanya yaitu computer dan software recording.

Ada banyak sekali software recording yang bisa anda gunakan, dan itu bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan anda.

Contohnya, ketika melakukan rekaman untuk data skripsi saya Pola Direktivitas Mikrophone yang sudah saya tuliskan pada postingan yang lalu, disitu saya gunakan software Adobe Auditions.

Saya menggunakan software tersebut, karena kita bisa merekam suara dalam banyak track.

Tidak ada hal khusus yang perlu digaris bawahi dalam hal software recording ini.

Utamanya adalah sesuaikan dengan kebutuhan anda, cari fitur – fitur yang pas dan yang anda butuhkan untuk projek anda.

√ Microphone

mikrofon

Dalam hal ini, saya tempatkan microphone untuk mewakili device atau alat yang akan kita gunakan untuk mengubah suara menjadi sinyal digital.

Sedangkan komputer, berfungsi sebagai alat rekam dan menyimpan dalam bentuk file yang bisa kita putar kembali dan kita edit sesuai dengan keinginan kita.

Ada banyak sekali jenis – jenis mikrofon sebagaimana saya sebutkan dalam postingan sebelumnya.

Diantaranya yang pernah saya gunakan adalah Dinamic Microphone dan Condensor Microphone.

Kedia jenis mikrofon ini memiliki karakter tersendiri dalam menghasilkan suara.

Dinamic Microphone memiliki karakter suara yang dominan pada frekuensi rendah, sehingga suara yang dihasilkan terasa berat dan mantap.

Sedangkan untuk Condensor Microphone, karakter suara yang dihasilkan cenderung ringan dan tipis.

Keduanya bisa anda gunakan, untuk memilihnya anda bisa rasakan dulu bagaimana hasilnya.

Untuk jenis mikrofon lainnya belum pernah saya coba sehingga saya tidak bisa menyimpulkan untuk jenis yang lain selain dua jenis tersebut.

Baca juga : 4 Jenis Mikrofon Wireless Terbaik dan Harganya

√ Ruangan

anechoic chamber

Berikutnya adalah ruangan.

Tentu saja dalam digital recording ini sangat berpengaruh, terutama pada kebersihan suara.

Microphone merupakan alat yang cukup peka walaupun ketika kita dengarkan dengan telinga tidak nampak.

Namun ketika sudah menjadi digital, suara lain selain suara yang kita rekam akan terdengar.

Untuk mengatasi hal ini, anda bisa buat satu ruangan tersendiri dengan ukuran kecil.

Untuk mencegah echo dan pantulan suara, serta masuknya suara dari luar, anda bisa gunakan busa untuk peredam.

Akan lebih baik lagi apabila anda buat “anechoic chamber” sehingga hasil rekaman anda bersih dan mudah untuk diedit.

Emmm,

Apa lagi yah ? Sebenarnya masih banyak sekali hal – hal yang perlu dipelajari dalam dunia digital recording ini.

Namun pada dasarnya terletak pada beberapa opsi yang sudah saya bagikan kepada anda pada kesempatan ini.

Dilain kesempatan, jika ada hal yang masih perlu ditambahkan, saya akan coba tambahkan.
Sekian dulu, semoga anda manfaatnya. Selamat beraktifitas dan berkarya !

Leave a Reply